Senin, 14 Juni 2010

Cara Mengtkritik Orang Lain

Cara Mengtkritik Orang Lain

        Kritik adalah ketika Anda terus-menerus memilih kesalahan seseorang atau sesuatu dan mengatakan hal-hal menyakitkan bagi mereka. Kadang suatu kritikan dapat membuat seseorang merasa tersakiti dengan kritikan orang lain yang diberikan kepadanya dan terkadang juga sebuah kritikan dapat membangun orang tersebut untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Dengan ini saya membuat catatan etika dalam mengkritik orang lain untuk saya :
1. Pahami. Jangan mengkritik orang lain dengan berkata kasar, kuasai terlebih dahulu situasi dan permasalahan yang akan kita kritisi tersebut dengan baik, agar tidak terjadi kesalahpahaman.
2. Siapkan alasan-alasan yang tepat ke sasaran untuk membantu anda dalam mengkritik orang lain.
3. Kritiklah diri sendiri sebelum mengkritik orang lain. Bila sudah yakin dan tepat maka anda dapat mengkritik orang lain, agar tidak menjadi senjata orang yang akan anda kritik, dan orang tersebut mengembalikan atau mengkritik diri anda balik.

Kebaikan dan Keburukan dalam Diri Saya


Kebaikan dan Keburukan Tentang Diri Saya

Demi memenuhi tugas bahasa indonesia saya harus mencari pendapat-pendapat dari teman-teman tentang saya, baik dari sisi positif maupun dari sisi negatifnya. Dalam setiap diri seseorang pasti mempunyai sisi negative dan positif. Berikut ini adalah pendapat dari temen-teman saya :
-          Dari sisi negatif :
*        Lola atau lemot (Loading atau mikirnya suka lama..hhe)
*        Suka ga teguh sama pendirian ( Plin-plan,,eehhhm)
*        Gampang menarik kesimpulan dari suatu masalah
*        Boros dan tidak bias mengatur keuangan dengan baik..
*        Ngambil suatu sikap cuma dari satu sisi (Kadang-kadang..)
*        Kalau lagi stress atau uring-uringan kadang suka susah makan ( Abis gak mood..hhe)
*        Kadang suka ribet sendiri (Gak pernah simple.hhu)
*        Gampang emosian (Kalo g ada yang bikin kesel mah ga akan)
*        Cengeng ( Iya banget)
*        Suka nyubitin temen kalau lagi kesel atau gemes ( Katanya cubitannya sakit, masa c?)
*        Kadang-kadang suka sombong (hmm..maaf iya teman-teman.hhe)
*        Suka jambakin rambut (Itu juga kalau lagi kesel dan gemes..hha)
*        Suka gak teliti
*        Pikun atau lupa (Ini niih yang paling mengganggu untuk aku, karena gara-gara sifat pelupa ini aku sering kena marah atau omelan dari orang-orang sekitar..Apalagi orang tu dan pacar.Susah ngilanginnya)
*        Posesif atau pencemburuan baget (eehhmm..belajar dari pengalamanlah makanya jadi posesif gini)
*        Gampang terpengaruh (hhuu..)
*        Manja..
*        Suka mengeluh..
*        Terlalu gampang percaya dengan orang lain.
 
-          Dari sisi positif :
*        Cantik, manis, lucu (hmm…)
*        Baik..
*        Polos
*        Harmonis (uwwwhh..)
*        Bisa bikin orang ketawa
*        Apa adanya
*        Setia…
*        Memiliki Kreatifitas yang kuat…
*        Rajin
*        Care atau perhatian
*        Friendly
*        Pengertian
*        Bisa menghargai orang lain
*        Cepat tanggap dengan hal baru..
*        Mau belajar, ketika kalah dua langkah ( Apaan niih maksudnya??hhmm..)
*        Selalu gampang menerima teman baru
*        Gak perhitungan ( Apalagi sama pacar)
*        Pinter (ehhmm.lumayanlah..)
*        Sabar
*        Gak ngebosenin
*        Setia kawan
*        Enak diajak ngobrol dan seru-seruan..

Senin, 07 Juni 2010

Hacker

Menjadi Hacker

Banyak sekali yang mendifinisikan hacker, hampir semuanya berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan.
Istilah hacker timbul dari anggota budaya bersama suatu komunitas yang terdiri dari para programer mahir dan ahli jaringan, sejarahnya bermula dari dekade mini komputer pertama yang memiliki time-sharing dan zaman eksprimen awal ARPAnet. Hacker yang membangun internet, hacker yang membuat sistem operai Unix menjadi seperti sekarang, hacker yang mengoperasikan Usenet, hacker yang membuat Worl Wide Web berjalan

Sikap Hacker


Pekerjaan Hacker adalah menyelesaikan masalah dan membuat sesuatu yang berguna, dan hacker percaya pada kebebasan dan kerjasama. Terus belajar dan termotivasi, untuk menjadi seorang hacker Anda harus merasa tertarik untuk memecahkan persoalan, mengasah keahlian, dan melatih kecerdasan. Kembangkan keyakinan pada kapasitas belajar miskipun yang Anda ketahui belum cukup untuk memecahkan suatu persoalan, jika satu potong saja dari persoalan sudah terpecahkan, maka itu sudah cukup memberi pelajaran kepada Anda untuk menyelesaikan potongan berikutnya dan berikutnya, hingga semua potongan terselesaikan.


Otak yang kereatif merupakan sumber daya yang berharga dan terbatas, tak seharusnya sumber daya ini diboroskan hanya untuk memikirkan kembali persoalan dari dasar, padahal ada begitu banyak permasalahan menarik baru lain yang menanti. Hacker tidak seharusnya dibosankan dengan pekerjaan bodoh yang berulang-ulang, karena ini berarti melakukan pekerjaan yang hanya bisa dilakukan, pemborosan sumber daya ini merugikan semua pihak, karena kebosanan dan pekerjaan yang membosankan bukan saja tidak menyenangkan tapi juga jahat.



Penggunaan Lapisan OSI

• Network Layer
         Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.
        Bila pada saat yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka ada kemungkinan paket-paket tersebut tiba pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya bottleneck. Pengendalian kemacetan seperti itu juga merupakan tugas network layer.
        Karena operator subnet mengharap bayaran yang baik atas tugas pekerjaannya. seringkali terdapat beberapa fungsi accounting yang dibuat pada network layer. Untuk membuat informasi tagihan, setidaknya software mesti menghitung jumlah paket atau karakter atau bit yang dikirimkan oleh setiap pelanggannya. Accounting menjadi lebih rumit, bilamana sebuah paket melintasi batas negara yang memiliki tarip yang berbeda.
        Perpindahan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya juga dapat menimbulkan masalah yang tidak sedikit. Cara pengalamatan yang digunakan oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket sama sekali karena ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnyapun bisa berbeda pula, demikian juga dengan yang lainnya. Network layer telah mendapat tugas untuk mengatasi semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terinterkoneksi.


Sabtu, 08 Mei 2010

SUNSET

SUNSET

Dalam selimut malam aku merenung dan bermimpi
Menapaki pasir putih beserta hamparan air yang begitu dingin
Menyapu kaki ku dan menarik tubuh ku, ke sana
Begitu lembut angin membelai kulit ku ini

Menggambarkan indahnya pesona panorama laut
Yang takkan terlupakan
Disana aku sedang menunggu
Saat-saat matahari tenggelam membawa segala sinarnya

Ketika itu aku tidaklah seorang diri
Ada sesosok pemuda di sampingku
Dia adalah pemuda yang menjadi takdirku
Yang akan menemaniku tidak hanya saat itu
Tapi hingga akhir hayatku
Itulah inginku Ya Ilahi Robbi

PELANGI KU

PELANGI KU..
 

Engkau adalah sosok terindah di dalam hidup ku
Engkau bagaikan pelangi yang selalu mewarnai hari-hari ku
Meskipun, pelangi itu suatu saat akan hilang
Namun, engkau tetaplah pelangi ku
Pelangi yang akan selalu ada di dalam hati ku

Engkau banyak mengajari ku tentang apa artinya kehidupan
Engkaulah yang telah membuat aku menjadi diri ku sendiri

Aku tak ingin pelangi itu pergi dari hari-hari yang akan aku jalani
Aku tak ingin ada yang memiliki pelagi ku itu
Pelangi itu hanya untuk ku

Aku tak ingin ada seorang pun yang merebutnya dari ku
Dan aku juga tak ingin, ada yang merebut keindahannya dari tatapan ku

Jika pelangi itu pergi, aku tak tau apa yang akan terjadi pada hari-hari ku
Apakah hari-hari ku masih berwarna seperti sebelumnya???

Softskill dan Perilaku Korupsi

Softskill dan Perilaku Korupsi

Softskills adalah sebuah istilah dalam sosiologi tentang EQ (Emotional Intelligence Quotient) seseorang, yang dapat dikatagorikan atau klusterkan menjadi kehidupan sosial, komunikasi, bertutur bahasa, kebiasan, keramahan, optimasi.

Softskills adalah 'berbeda' dengan hardskills yang menekankan kepada IQ, artinya penguasaan
ilmu pengetahuan, teknolgi dan ketrampilan teknis yang berhugungan dengan bidang ilmunya.

Indonesia merupakan salah satu contoh negara yang sedang berkembang. Selain itu Indonesia juga merupakan negara demokratis yang pada saat pengambilan suatu keputusan didasarkan pada kepentingan rakyat tetapi pada kenyataanya hal itu sungguh berbeda. Akhir-akhir ini masalah korupsi sedang hangt-hangatnya dibicarakan publik, terutama dalam media massa baik lokal maupun nasional. Banyak para ahli mengemukakan pendapatnya tentang masalah korupsi ini. Pada dasarnya, ada yang pro adapula yang kontra. Akan tetapi walau bagaimanapun korupsi ini merugikan negara dan dapat meusak sendi-sendi moral bangsa.

Pada hakekatnya, korupsi adalah “benalu sosial” yang merusak struktur pemerintahan, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. Dalam prakteknya, korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin dapat iberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak. Disamping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Namun akses perbuatan korupsi merupakan salah satu bahaya yang harus diwaspadai baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat itu sendiri. Korupsi adalah produk dari sikap hidup satu kelompok masyarakat yang memakai uang sebagai standard kebenaran dan sebagai kekuasaaan mutlak.
Sebagai akibatnya, kaum koruptor yang kaya raya dan para politisi korup yang berkelebihan uang bisa masuk ke dalam golongan elit yang berkuasa dan sangat dihormati. Mereka ini juga akan menduduki status sosial yang tinggi dimata masyarakat.