Jumat, 18 Februari 2011

Update Browser Cegah Serangan Cyber-Crime


Mungkin sekarang ini para pengguna computer harus berhati-hati dengan adanya resiko terkena virus atau cyber-crime yang dilakukan melalui Internet. Hal ini terbukti setelah beberapa perusahaan besar seperti Google, IBM dan Swiss Institute of Technology melakukan penelitian dan telah menemukan bahwa user yang menggunakan Internet hampir tidak pernah atau kurang peduli dengan keamanan browser yang mereka gunakan ketika surfing di Internet.

Penelitian yang dilakukan oleh Google, IBM dan Institut Teknologi Swiss, menemukan ada sekitar 600 juta user yang sering menggunakan Internet dapat beresiko terhadap serangan virus, Trojan, worm, atau pun kejahatan dunia maya ketika mereka surfing di Internet. Resiko serangan dimulai dari file-file dari vendor yang sekiranya digunakan sebagai pengaman, malah dapat merugikan user karena penyerang dapat mengambil file-file tersebut atau menghilangkannya hingga tak berbekas.

Untuk itu, Google, IBM dan Institut Teknologi Swiss, mencoba mengingatkan kepada user agar dapat memperbarui sistem keamanan browser demi keamanan situs mereka ataupun situs yang tengah mereka gunakan. Keamanan browser sangat penting mengingat para spammer atau cyber-crime apapun seringkali memanfaatkan kelemahan browser dan situs Internet untuk menyerang user seperti pencurian data dan informasi user, pemalsuan data, atau penipuan.

Biasanya penyerang situs Internet akan menyerang user pada bagian plugins. Plugins adalah sebuah program kecil yang dapat memperluas fitur yang dimiliki browser. Plugins menjadi titik kelemahan yang menjadi incaran para attacker sehingga mudah diekploitasi dari suatu tempat dalam browser yang tidak tampak di permukaan atau tersembunyi. Terlebih bagi user yang jarang, bahkan tidak pernah memperbarui versi browser dan plugins browser yang digunakan, semakin memperbesar celah keamanan browser.

Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa user lebih cenderung menggunakan Firefox versi terbaru daripada browser Internet Explorer yang agak lambat untuk updater versi terbarunya. Terdapat sekitar 83% user yang menggunakan browser Firefox terbaru dan lebih aman, sedangakn Safari sekitar 65%, Opera 56%, dan IE sekitar 47% user yang memperbarui browser-nya. (h_n)
 

Pendapat Saya :

    Dalam Cyber Crime atau kejahatan komputer dalam dunia Teknologi Informasi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Dalam kejahata komputer ini, penjahat atau pelaku menggunakan sejumlah metode, tergantung pada keahlian mereka dan tujuan para pelaku, dalam hal ini Cyber Crime telah terjadi dibeberapa lingkup seperti :
  • Cyber Crime telah melampaui narkoba ilegal sebagai penghasil uang kriminal.
  • Setiap 3 detik identitas dicuri.
  • Pembobolan Bank dan ATM.
  • Tanpa keamanan, sebuah PC yang tidak dilindungi keamanan dapat terinfeksi dalam waktu 4 menit menghubungkan ke Internet.

TROJAN HORSE

    "Trojan Horse" berasal dari sebuah dongeng Yunani, di mana disajikan kuda kayu raksasa dengan Troja sebagai korban perdamaian.
    Dalam penyerangannya Trojan melakukan beberapa tahap, yaitu Tahap pertama adalah penyerangan dengan tujuan utama mereka adalah untuk tetap tersembunyi saat user men-download dan menginstall suatu ancaman kuat seperti bot. Tidak seperti virus dan worm, Trojan tidak dapat menyebar dengan sendirinya. Mereka sering menyamar atau memanipulasi dirinya dalam bentuk gambar atau lelucon, atau dengan sebuah website berbahaya, yang menginstall Trojan Horse pada komputer melalui kerentanan dalam suatu perangkat lunak web browser seperti Microsoft Internet Explorer, kemudian dikirim melalui email pesan korban. Setelah terinstall, Trojan beresembunyi secara diam-diam pada mesin yang sudah terinfeksi dan tidak terlihat melakukan kejahatan, seperti mendownload spyware, sementara korban terus melanjutkan kegiatan normal mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar